Tuesday, July 12, 2016

Kapal dan Garis Horizon Efek “kapal tenggelam”

Sejak sekolah dasar kita sudah di”didik” bahwa bumi berbentuk bulat. Salah satu “bukti” bahwa bumi bulat adalah saat kita berada di pantai menyaksikan kapal yang bergerak menjauh dari pantai semakin lama semakin terlihat tenggelam, dimulai dari bagian bawah kapal hingga ujung tiang / layar sebagai bagian terakhir yang bisa kita lihat sebelum akhirnya kapal menghilang total dari pandangan.


Sebagai siswa yang baik dan rajin kita menerima fakta itu begitu saja tanpa ada riset sendiri mencoba membuktikan. Pada kenyataannya dengan hanya  menggunakan mata telanjang mengamati obyek seperti kapal yang sedang menjauh dari pantai, efek “kapal tenggelam” itu tidak ada. Yang kita lihat adalah semakin jauh obyek / kapal maka pandangan semakin buram / blur hingga kapal benar-benar tidak terlihat total. Hal ini disebabkan karena atmosfir / udara tidak benar-benar jernih / clear. Atmosfir yang kita tinggali punya kerapatan / konsentrasi (dan polusi) yang menyebabkan buyarnya cahaya yang masuk ke mata kita.



Berbeda halnya jika digunakan alat bantu seperti high-powered binoculars / telescope / camera dengan kemampuan zoom yang mumpuni, maka kita sedikit terbantu bisa melihat obyek kapal sejauh belasan kilometer (di luar jangkauan mata telanjang). Lebih jelasnya silahkan lihat video di bawah ini.




Perhatikan bahwa di detik ke 24 ada keterangan obyek sejauh 13000m (13Km). Anda bisa menghitung sendiri berapa meter seharusnya obyek kapal tenggelam atau tertutup lengkungan bumi dengan rumus sagitta menginput jarak obyek sebagai panjang busur dan jari-jari bumi (sesuai teori / data resmi). 
.

No comments:

Post a Comment